Senin, 29 Juni 2026

TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah: Wujud Perhatian Dana Desa untuk Pendidikan Awal Anak




Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng – Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun masa depan generasi muda. Di Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng, upaya meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini terwujud dengan berdirinya TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah. Sekolah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak bagi anak-anak di lingkungannya.
Pembangunan TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah dimulai pada tahun 2019. Seluruh biaya pembangunan bersumber dari Dana Desa pada Tahun Anggaran 2019. Penggunaan anggaran ini menjadi prioritas utama, mengingat kebutuhan akan tempat belajar yang memadai untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini di wilayah tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang baik, proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan menghasilkan bangunan yang nyaman serta aman untuk kegiatan belajar mengajar.
Setelah proses pembangunan selesai, sekolah ini resmi mulai digunakan pada tahun 2020. Sejak saat itu, TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah melayani anak-anak usia dini di Desa Mamampang dan sekitarnya. Sebagai sekolah yang berstatus terpadu, lembaga ini tidak hanya berfokus pada pengajaran dasar, tetapi juga mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, meliputi kecerdasan, keterampilan, sikap, serta nilai-nilai keagamaan dan sosial.



Kehadiran TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah memberikan dampak positif yang signifikan. Orang tua tidak perlu lagi mengirimkan anaknya ke tempat yang jauh untuk mendapatkan pendidikan awal, sementara anak-anak dapat belajar dan bermain di lingkungan yang dekat dengan keluarga dan tempat tinggalnya. Selain itu, fasilitas yang dibangun dengan dukungan dana desa ini juga mempermudah tenaga pendidik dalam melaksanakan tugasnya dengan lebih optimal.
Hingga saat ini, TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah terus berperan aktif dalam mencetak generasi awal yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Keberadaannya menjadi contoh bagaimana alokasi dana desa dapat dimanfaatkan secara tepat guna untuk kepentingan umum, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan di tingkat paling bawah. pembangunan masih di gunakan sampai sekarang

Rabu, 17 Juni 2026

Rumah Warga Desa Mamampang Ludes Terbakar, Kepala Desa Kunjungi dan Berikan Bantuan bahan bangunan ( bata ringan )





BANTAENG – Musibah kebakaran hebat melanda Dusun Arakeke, Desa Mamampang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WITA. Tiga unit rumah milik warga bernama Nasir, Romi, dan Jamaluddin hangus terbakar habis hingga rata dengan tanah, membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka.

Berdasarkan keterangan warga dan pihak berwenang, kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik yang bermula dari rumah milik Nasir. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemilik dan keluarganya sedang bepergian usai melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha. Karena letak bangunan berdekatan dan berada di kawasan padat penduduk, api dengan sangat cepat membesar dan menjalar ke dua rumah di sebelahnya, sehingga sulit dikendalikan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
kepala desa mamampang bapak supriadi SE, yang langsung turun ke lokasi kejadian saat itu juga menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. “Warga sangat terpukul, semua barang, pakaian, dokumen penting, hingga perabotan rumah tangga tidak tersisa sedikit pun. Mereka kini berteduh sementara di rumah kerabat 
Selama hampir tiga minggu pascakebakaran, para korban hidup dalam keterbatasan, bergantung pada bantuan tetangga, kerabat, dan sumbangan sukarela dari warga sekitar. Kondisi puing-puing bangunan yang masih berserakan dan belum dibersihkan menjadi pemandangan yang menyedihkan setiap hari.
Menjawab kebutuhan dan keluhan warga, Kepala Desa Mamampang, beserta perangkat desa dan tim penanggulangan bencana setempat, melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke lokasi musibah pada Rabu, 17 Juni 2026. Kedatangan ini disambut haru dan gembira oleh para korban yang sudah lama menunggu perhatian resmi dari pemerintah desa.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Mamampang menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan memastikan bahwa pemerintah desa akan bergerak cepat membantu pemulihan warga. “Kami datang bukan sekadar melihat, tapi membawa kepastian dan langkah nyata. 
dalam kunjungan tersebut Pemerintah Desa Mamampang jg memberikan Bantuan Bahan Bangunan berupa Bata Ringan guna mendukung Pembangunan Rumah yg terdampak Kebakaran Sebagai Bentuk Dukungan dari pemerintah Desa Mamampang dalam Penanggulangan bencana Kebakaran di Desa Mamampang Salah satu korban kebakaran, Nasir, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. “Kami sudah hampir putus asa, tapi kedatangan Bapak Kepala Desa hari ini memberi kami harapan baru. Terima kasih karena tidak melupakan kami di tengah kesusahan ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Selain memberikan bantuan materi, kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk mengingatkan seluruh warga Desa Mamampang agar lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama dalam pemasangan dan penggunaan instalasi listrik yang aman. Pemerintah desa berencana mengadakan sosialisasi dan pelatihan keselamatan kebakaran di seluruh dusun dalam waktu dekat, agar musibah serupa tidak terulang kembali.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan penyaluran bantuan sedang berjalan terus menerus, dan warga Desa Mamampang berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir demi pemulihan kehidupan warga yang tertimpa musibah ini.

berita unggulan

TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah: Wujud Perhatian Dana Desa untuk Pendidikan Awal Anak

Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng  – Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun masa depan generasi muda. Di Desa Mamamp...

postingan populer