Jumat, 10 Juli 2026

MUSYAWARAH DESA PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKP DESA) TAHUN ANGGARAN 2027 Badan Permusyawaratan Desa Mamapang Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng

Pendahuluan


Pembangunan desa yang terarah, terukur, dan tepat sasaran membutuhkan perencanaan yang matang serta melibatkan seluruh unsur masyarakat. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, setiap pemerintah desa wajib menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) untuk satu tahun anggaran.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mamapang bersama Pemerintah Desa Mamapang telah menyelenggarakan Musyawarah Desa guna membahas dan menyusun RKP Desa Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari prinsip demokrasi, keterbukaan, dan kebersamaan dalam menentukan arah pembangunan Desa Mamapang ke depan.

Waktu dan Pelaksanaan

Musyawarah Desa dilaksanakan pada:
  • 📅 Hari/Tanggal: kamis, 9 mei 2026
  • ⏰ Waktu: Pukul 09.00 WITA sampai selesai
  • 📍 Tempat: Balai Desa Mamapang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur-unsur utama, antara lain:
  • Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Mamapang;
  • Kepala Desa beserta Perangkat Desa Mamapang;
  • Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda;
  • Perwakilan warga dari setiap kampung dan lingkungan;
  • Pendamping Desa serta perwakilan dari Kecamatan Eremerasa.

Tujuan Musyawarah

Penyelenggaraan musyawarah ini bertujuan untuk:
  1. Menyepakati prioritas program dan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2027;
  2. Menyesuaikan rencana kerja dengan kondisi kebutuhan nyata masyarakat serta kemampuan keuangan desa;
  3. Memastikan seluruh usulan warga dapat terakomodasi dan dipertimbangkan secara adil;
  4. Menghasilkan kesepakatan bersama yang akan menjadi dasar penyusunan RKP Desa Tahun 2027;
  5. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pengawasan pembangunan desa.

Proses Pembahasan

Kegiatan dibuka oleh Ketua BPD Mamapang yang menyampaikan bahwa musyawarah ini merupakan hak sekaligus kewajiban bersama untuk membangun desa. Beliau menekankan agar setiap usulan disampaikan dengan kepala dingin, mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Selanjutnya, Kepala Desa Mamapang memaparkan kondisi umum desa, hasil pembangunan tahun sebelumnya, serta gambaran keuangan desa yang akan menjadi acuan dalam menyusun rencana kerja. Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai usulan yang meliputi bidang:
  • Pembangunan infrastruktur: perbaikan jalan lingkungan, saluran air, dan fasilitas umum;
  • Perekonomian: pengembangan usaha warga, pertanian, dan peternakan;
  • Pendidikan dan kesehatan: peningkatan sarana prasarana serta kegiatan sosial;
  • Bidang sosial budaya dan keamanan lingkungan.
Setiap usulan dibahas secara mendalam, ditinjau dari manfaat, kebutuhan mendesak, serta ketersediaan anggaran. BPD berperan aktif mengarahkan pembahasan agar tetap sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan arah pembangunan jangka panjang desa.

Hasil Kesepakatan

Setelah melalui proses musyawarah yang panjang dan penuh kekeluargaan, disepakati beberapa hal pokok sebagai dasar penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027, yaitu:
  1. Ditetapkannya daftar prioritas kegiatan pembangunan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat;
  2. Kesepakatan mengenai alokasi anggaran yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa;
  3. Penetapan penanggung jawab dan jadwal pelaksanaan kegiatan;
  4. Komitmen bersama untuk mengawasi jalannya pelaksanaan kegiatan agar berjalan sesuai rencana.
Kesepakatan ini kemudian dituangkan dalam Berita Acara Musyawarah Desa yang ditandatangani oleh pimpinan rapat dan disahkan untuk menjadi dasar penyusunan dokumen resmi RKP Desa Tahun 2027.

Harapan dan Penutup

Ketua BPD Mamapang dalam sambutan penutupnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif. Beliau berharap RKP Desa yang telah disusun dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Perencanaan yang baik adalah awal dari kesuksesan pembangunan. Mari kita jaga komitmen bersama, awasi setiap langkahnya, dan pastikan hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Desa Mamapang,” ujarnya.
Dengan tersusunnya RKP Desa Tahun Anggaran 2027 ini, diharapkan Desa Mamapang dapat terus berkembang, masyarakat semakin sejahtera, serta tercipta kehidupan yang harmonis, aman, dan tertib sesuai dengan cita-cita pembangunan desa.

Disusun oleh Badan Permusyawaratan Desa Mamapang
Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng
Tahun 2026

Rabu, 01 Juli 2026

Kepala Desa Mamampang Tinjau Langsung Pembangunan Perbaikan Rumah Terdampak Kebakaran di Kampung Arakeke



Bantaeng, 1 Juli 2026 – Kepala Desa Mamampang melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau langsung proses pembangunan dan perbaikan rumah milik warga yang terbakar di wilayah Kampung Arakeke, Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan tepat guna.



Dalam peninjauannya, Kepala Desa Mamampang menyampaikan bahwa musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi perhatian utama pemerintah desa. Menurutnya, pemulihan tempat tinggal warga adalah prioritas agar keluarga yang terkena dampak segera memiliki tempat tinggal yang layak kembali.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat bagaimana proses pengerjaannya. Pembangunan ini dibiayai melalui alokasi dana desa dan dukungan gotong royong warga. Kami pastikan pekerjaan berjalan dengan kualitas yang baik dan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan,” ujar Kepala Desa saat ditemui di lokasi.


Selain memeriksa bahan bangunan dan kemajuan pekerjaan, beliau juga sempat berbincang dengan pemilik rumah dan warga sekitar untuk mendengar secara langsung kondisi serta kebutuhan yang mungkin masih diperlukan. Pihak desa juga mengarahkan agar pekerjaan ini melibatkan tenaga kerja dari warga Kampung Arakeke sendiri sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi setempat.
Salah satu keluarga yang rumahnya diperbaiki mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian pemerintah desa. “Kami sangat terbantu sekali. Tanpa dukungan ini, rasanya sulit bagi kami untuk membangun kembali rumah ini.
Terima kasih kepada Bapak Kepala Desa dan semua pihak yang telah peduli membantu kami,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Mamampang menargetkan perbaikan rumah ini dapat rampung dalam waktu sekitar 30 hari ke depan. Selama proses berlangsung, tim pengawas desa akan melakukan pemantauan rutin agar tidak ada kendala yang menghambat penyelesaiannya.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi musibah, serta memperkuat rasa persatuan dan kepedulian antarwarga di Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng.

Senin, 29 Juni 2026

TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah: Wujud Perhatian Dana Desa untuk Pendidikan Awal Anak




Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng – Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun masa depan generasi muda. Di Desa Mamampang, Kabupaten Bantaeng, upaya meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini terwujud dengan berdirinya TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah. Sekolah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak bagi anak-anak di lingkungannya.
Pembangunan TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah dimulai pada tahun 2019. Seluruh biaya pembangunan bersumber dari Dana Desa pada Tahun Anggaran 2019. Penggunaan anggaran ini menjadi prioritas utama, mengingat kebutuhan akan tempat belajar yang memadai untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini di wilayah tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang baik, proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan menghasilkan bangunan yang nyaman serta aman untuk kegiatan belajar mengajar.
Setelah proses pembangunan selesai, sekolah ini resmi mulai digunakan pada tahun 2020. Sejak saat itu, TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah melayani anak-anak usia dini di Desa Mamampang dan sekitarnya. Sebagai sekolah yang berstatus terpadu, lembaga ini tidak hanya berfokus pada pengajaran dasar, tetapi juga mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, meliputi kecerdasan, keterampilan, sikap, serta nilai-nilai keagamaan dan sosial.



Kehadiran TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah memberikan dampak positif yang signifikan. Orang tua tidak perlu lagi mengirimkan anaknya ke tempat yang jauh untuk mendapatkan pendidikan awal, sementara anak-anak dapat belajar dan bermain di lingkungan yang dekat dengan keluarga dan tempat tinggalnya. Selain itu, fasilitas yang dibangun dengan dukungan dana desa ini juga mempermudah tenaga pendidik dalam melaksanakan tugasnya dengan lebih optimal.
Hingga saat ini, TK Terpadu Bonto Sapiri Nur Indah terus berperan aktif dalam mencetak generasi awal yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Keberadaannya menjadi contoh bagaimana alokasi dana desa dapat dimanfaatkan secara tepat guna untuk kepentingan umum, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan di tingkat paling bawah. pembangunan masih di gunakan sampai sekarang

berita unggulan

MUSYAWARAH DESA PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKP DESA) TAHUN ANGGARAN 2027 Badan Permusyawaratan Desa Mamapang Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng

Pendahuluan Pembangunan desa yang terarah, terukur, dan tepat sasaran membutuhkan perencanaan yang matang serta melibatkan seluruh unsur mas...

postingan populer